Frekuensi Radio
Setiap malam tiba, sebelum mereka sama-sama tertidur, keduanya berbagi bincang via telepon. Entah apa saja topik yang muncul, anehnya tak pernah habis, setidaknya tak pernah membosankan pula. Mereka berdua seperti dua angka frekuensi radio yang dipertemukan tanda koma. Teramat cocok, seirama, mudah disatukan tanpa perlu banyak usaha.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Baru sebulan terakhir Riza merasakan ia dan Lania penuh kecocokkan. Banyak bertemu, banyak mengobrol, pergi kemanapun berdua, di kantor pun ...
-
I knew a boy once, when I was small Aku mengenal anak lelaki, ketika aku masih kecil A tow-head blond, with eyes of salt Berambut pirang, d...
-
Dibanding lembur, aku lebih senang membaca ulang pesan-pesan kita beserta rencana-rencananya. LM
No comments:
Post a Comment