Frekuensi Radio
Setiap malam tiba, sebelum mereka sama-sama tertidur, keduanya berbagi bincang via telepon. Entah apa saja topik yang muncul, anehnya tak pernah habis, setidaknya tak pernah membosankan pula. Mereka berdua seperti dua angka frekuensi radio yang dipertemukan tanda koma. Teramat cocok, seirama, mudah disatukan tanpa perlu banyak usaha.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
-
Tak ada pulas, aku terjaga Kepalaku berat, nafasku terbata Kuhilangkan isi kepala satu dua Terus kembali tiga empat lainnya Seringkali aku...
-
Dalam gerak memburu Aku limbung Kupikir lekas selalu baik Hingga kehilangan kendali Dalam mode membisu Aku linglung Kupiki...
-
Kulakukan yang mereka abaikan Kuusahakan semua sedemikian Tetapi sampai ke telinga Aku hanya pandai bicara Tidak terhitung ber...
No comments:
Post a Comment